Gimana Ya Cara Jadi Back End Web Developer? (Part 1)
Back end web developer, makanan apa tuh?
![]() |
| https://roadmap.sh/backend |
Back End Web Developer adalah sebutan untuk tipe pengembang perangkat lunak atau yang bisa kita sebut sebagai programmer/engineer/developer yang leih berfokus pada pembuatan logika dari sistem sebuah website. Dimana sistem inilah yang menghubungkan antara data dengan tampilan sebuah website.
Nah, itu dia pengertian dan tugas bagi seorang backend web developer a.k.a profesi aku sekarang. Tapi, untuk menjadi seorang back end developer itu ngga bisa instan yaa, ada banyak bangett hal yang perlu dipelajari, apalagi seorang programmer itu belajar sepanjang masa. Hmm kenapa kayak gitu? karena kami, para programmer selalu mengikuti perubahan, dan ya pasti selalu ada perubahan. Tidak ada status quo di hidup kami :D karena yang berstatus quo hanyalah perubahan itu sendiri. Nah lho, pusing kan? wkw intinya programmer harus selalu siap akan perubahan, nggak siap? jangan jadi programmer :D
Kalau kamu siap menjalani hari-hari yang penuh perubahan, lanjut baca yaa, disini aku akan membedah roadmap atau arah belajar yang harus dilalui untuk menjadi back end web developer professional. Let's get start!!
1. Internet and basic front-end knowledge
first think first, sebelum masuk ke ranah belakang, pastinya kita harus tau sebenarnya area 'belakang' ini bagian dari apa sih? nah area ini adalah bagian dari sebuah galaksi besar yang disebut internet, internet yang saat ini sudah menjadi bagian hidup manusi sebenarnya adalah ruang untuk menghubungkan jaringan komputer satu sama lain(bertukar data) dengan sebuah protokol komunikasi(ip/tcp).Dan disinilah ditemukan website, yang merupakan 'parent' dari backend dan front end. Cek referensi aja kali yaa,ke depannya bakal aku break down di setiap topik :D
2. OS yang menunjang
OS a.k.a sistem operasi adalah hal yang krusial bagi seorang developer. Untuk OS yang paling disarankan adalah yang berbasis unix/linux dimana tidak seperti windows yang tampilannya memanjakan mata, OS ini berbasis teks, dan open source. Sehingga penggunanya dapat ikut berkontribusi apabila merasa ada fitur yang perlu dilengkapi. Kalau menurutku, dengan OS seperti ini developer akan lebih terlatih dalam berkontribusi, berfikir kritis dengan program yang dijalankan, terbiasa dengan command yang akan mempermudah pekerjaan ke depannya. But, it's not always like that, boleh juga kalau kalian prefer memakai OS lain macam windows, it's fine too, tapi kalau tertarik bisa banget cek referensi dibawah :p
3. Pilih Bahasa favorit kamu
Sampai sini pasti excited banget sih, start ngoding euy! tapi, harus menetapkan pilihan dulu, mau pakai bahasa pemrograman yang karakternya kayak gimana nih? Kalau website ada beberapa pilihan yang bisa kalian pertimbangkan , ada PHP yang udah jadi jagoan a.k.a banyak banget yang pakai ini, sampai sekarang masih dengan komunitas yang aktif. Ada juga Phyton, yang sering dihubungkan dengan data, machine learning, dan algoritma algoritma yang kompleks, secara tidak langsung dia juga menjadi bahasa yang paling powerful! dan terakhir, si pendatang baru Node js, dengan jargonnya 'asynchronous' yang berhasil jadi top rookie buat server side language :D
Next, bakal aku lanjutin point-point penting selanjutnya yaa. Tapi, bukan berarti aku udah jago, kita sama-sama belajar dan aku harap kita bisa gapai impian kita masing-masing :D cauu!

Comments
Post a Comment